Makalah Surat Niaga, Kalimat Majemuk dan Kalimat Tunggal
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Surat adalah sebuah alat atau media
komunikasi yang berupa tulisan yang berisi informasi, pesan, pernyataan, atau
tanggapan sesuai keinginan penulis surat. Surat merupakan sarana
komunikasi tertulis. Surat dipandang sebagai alat komunikasi tulis yang paling
efesien, efektif, ekonomis, dan praktis dibandingkan dengan komunikasi lisan.
Apa yang dikomunikasikan melalui surat akan sampai kepada alamat yang dituju
sesuai dengan sumber aslinya. Peranan surat lebih penting lagi, terutama dalam
surat resmi, seperti surat yang dikeluarkan oleh organisasi/lembaga,
Sebagai contoh, pada saat sebuah perusahaan
dagang mengirimkan surat kepada perusahaan lain yang bermaksud untuk menawarkan
produk yang dijual oleh perusahaan dagang tersebut. Berdasarkan ilustrasi
tersebut dapat dikatakan bahwa surat dapat berfungsi sebagai alat komunikasi
atau penyampai informasi dari perusahaan dagang tersebut kepada perusahaan
lain. Surat juga dapat berfungsi sebagai wakil penulis, dalam hal ini penulis
tidak perlu langsung bertatap muka dengan orang yang dituju untuk menyampaikan
informasi melainkan diwakili oleh surat.
Namun terkadang kita tidak mengerti bagaimana
pengertian, fungsi, bentuk, jenis jenis, dan bahasa surat yang baik dan
benar. Untuk itu, dalam makalah ini akan dibahas mengenai pengertian,
fungsi, bentuk, jenis jenis, dan bahasa surat.
Para ahli bahasa selalu menghimbau agar
pemakaian bahasa senantiasa berusaha untuk menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar. Ini menunjukkan bahwa masih sering ditemukan kesalahan
berbahasa dalam proses kehidupan bermasyarakat yang menggunakan bahasa sebagai
alat komunikasi. Kesalahan berbahasa ini tidak hanya terjadi pada orang-orang
awam yang belum mengecap ilmu pengetahuan di sekolah atau perguruan tinggi
tertentu, tetapi sering pula dilakukan oleh kaum intelektual dan mereka yang
telah memegang jabatan penting dalam bidang pemerintahan. Sangat ironis
tampaknya bila kesalahan berbahasa tersebut, acapkali dilakukan oleh mereka
yang berpendidikan tinggi, tetapi demikianlah fenomena yang terlihat dalam
kehidupan sehari-hari (Badudu, 1986: 25).
Sesuai dengan perubahan waktu dan kemajuan
peradaban manusia, ilmu bahasa juga senantiasa turut mengalami perubahan sesuai
dengan perkembangan situasi dan kondisi masyarakat. Karena itu, dituntut untuk
senantiasa, memberi perhatian yang serius terhadap pemakaian bahasa Indonesia.
Mempelajari, mengkaji, membina, dan mengembangkan bahasa adalah wujud perhatian
terhadap bahasa. Realisasi perhatian tersebut, disalurkan melalui pengajaran
bahasa, mengkaji unsur-unsur bahasa, penertiban buku-buku bahasa, dan pembinaan
melalui pendidikan formal dan media komunikasi massa.
Adapun pendidikan keterampilan berbahasa
meliputi keterampilan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Keempat
keterampilan bahasa tersebut telah diajarkan secara intensif di
sekolah-sekolah, namun tujuan pendidikan bahasa belum tercapai sebagaimana yang
diharapkan, sebab masih ditemukan adanya kesalahan berbahasa yang dilakukan
oleh anak didik khususnya dan masyarakat berpendidikan pada umumnya (Alwi,
1997: 43).
Kegiatan menulis tidak lepas dari penyusunan
kalimat. Oleh karena itu, dalam makalah ini penulis membahas tentang kalimat
majemuk. Kalimat majemuk tersebut dibagi menjadi beberapa macam. Penulis akan
membahas hal tersebut agar pembaca dapat membandingkan macam kalimat majemuk.
B. Rumusan
Masalah
1. Apakah yang dimaksud dengan surat niaga?
2. Bagian apa saja yang terdapat dalam surat
niaga?
3. Bagiamanakah uraian penjelasan mengenai
kalimat tunggal dan kalimat majemuk?
BAB
II
PEMBAHASAN
A. SURAT
DAGANG/NIAGA
1.
Pengertian
Surat Niaga adalah surat resmi yang isinya
berupa tawaran, jual-beli yang berhubungan dengan barang/jasa yang biasanya
dipakai dalam perdagangan dan perniagaan. Surat ini berguna untuk membangun
kerja sama dengan pihak lain.
2. Jenis-jenis Surat Niaga
a. Surat Perkenalan
Surat ini dikirim oleh penjual ke calon
pembeli yang fungsinya untuk memperkenalkan diri dan produk yang akan dijual
nya.
b. Surat Permintaan Penawaran
b. Surat Permintaan Penawaran
Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya.
Surat ini dikirimkan oleh calon pembeli ke penjual, dimana isi surat nya calon
pembeli meminta penjual untuk memberikan surat penawaran tentang suatu produk
yang ditawarkannya. Biasanya calon pembeli akan meminta nam produk, harga, cara
pembayaran (tunai atau memakai jangka waktu) dan lama penyerahan barang.
c. Surat Penawaran
c. Surat Penawaran
Surat Penawaran merupakan surat balasan dari
surat permintaan penawaran. Yang isi nya menyampaikan inormasi tentang segala
produk yang calon pembeli inginkan seperti merek produk, harga, kualitas, cara
pembayaran, pengiriman barang dan lain-lain.
d. Surat Pesanan
d. Surat Pesanan
Kalau kita sudah membuat surat penawaran,
maka kita akan menunggu balasan dari sang pembeli, jika sang pembeli
ingin memesan suatu produk ke pada si penjual, maka pembeli akan mengeluarkan
Surat pesanan. Surat ini berisi nama dan jenis barang yang dipesan berikut
harganya atau disertai dengan cara pembayaran yang diinginkan. Bila si
pembeli melakukan pembayaran melalui bank, maka copy bukti pengiriman/transfer
harus dilampirkan.
e. Surat pemberitahuan pengiriman barang.
e. Surat pemberitahuan pengiriman barang.
Jika penjual menyetujui surat pesanan
tersebut, maka penjual akan mengirimkan surat pemberitahuan pengiriman barang,
ini berguna agar pembeli tau kalau barang yang di inginkannya telah diproses
dan dalam sedang perjalanan. Biasanya surat seperti ini dibuat dalam pengiriman
barang secara partai besar dan jauh.
f. Surat Pengaduan
f. Surat Pengaduan
Surat yang dibuat oleh pembeli ini terjadi
karena adanya masalah dengan produk yang diterimanya. Masalah tersebut terjadi
karena produk yang dipesan tidak sesuai dengan barang yang diterima.
g. Surat Jawaban Pengaduan
g. Surat Jawaban Pengaduan
Ketika penjual telah menerima surat
pengaduan, maka penjual harus segera mengambil tindakan dengan menjawab surat
tersebut dan meminta maaf dan meyakinkan pembeli kalau kejadian seperti itu
tidak akan terulang lagi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis
surat dagang :
1. Menatapkan tujuan
2. Menetetapkan isi surat :
a.nama dan jenis barang
b.merk dan kualitas barang
c..banyak barang yang di tawar
3. penetapan tata urutan isi surat
4. Menyelesaikan setiap bgian isi surat satu persatu
5. Hindari penggunaan singkatan
6. Perhatikan tanda baca dan ejaan
3.
Contoh Macam-macam Surat Dagang
SURAT DAGANG
Bandung 25, Agustus 2009
Hal : Penawaran
Marchandise
Lampiran : -
Kepada Yth.:
Kepala Personalia
PT. INDO IT
di Jl. Raya Burangrang No. 5
Lampiran : -
Kepada Yth.:
Kepala Personalia
PT. INDO IT
di Jl. Raya Burangrang No. 5
Dengan Hormat
Memenuhi surat yang telah Bapak Doni
Firmansyah kirimkan, mengenai rincian harga Marchandise yang kami produksi
. Dengan ini, kami mengajukan penawaran sebagai berikut:
1. Harga Kaos Oblong
Warna : Hitam dan Putih
Harga pasti : Rp 45.000, 00/buah
2. Harga Jaket
Warna : Hitam, Putih dan Biru
Harga pasti : Rp 90.000,00 /buah
Warna : Hitam dan Putih
Harga pasti : Rp 45.000, 00/buah
2. Harga Jaket
Warna : Hitam, Putih dan Biru
Harga pasti : Rp 90.000,00 /buah
3. Harga Topi
Warna : Hitam, Coklat dan Biru
Harga pasti : Rp 55.000,00 /buah
4. Harga Pin
Warna : Hitam, Putih dan Biru
Harga pasti : Rp 60.000,00 /buah
5. Harga Sticker
Desain : Nama Perusahaan
Harga pasti : Rp 10.000,00 /buah
Keterangan:
1.
Harga tersebut sudah termasuk biaya pengiriman barang jika pemesan di atas 100
buah.
2.
Proses pengiriman barang akan kami lakukan setelah pembayaran sudah beres
3.
Potongan harga diberikan sebesar 10% untuk pembelian di atas 500 buah dari per
produk yang kami tawarkan
Catatan :Melengkapi pengajuan surat penawaran ini, kami kirimkan brosur
dan sample Marchandise dari bermacam-macam jenis. Apabila harga yang kami
tawarka cocok dan sesuai, Bapak bisa kontak kami.
Demikian surat penawaran ini kami ajukan
dengan harapan informasi yang kami tawarkan berkenan di hati bapak. Atas
perhatiannya, kami mengucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Tatang Somantri
Manajer Perusahaan
Manajer Perusahaan
PT Tunggal Jaya
Jl. Kalijati No. 46 Subang Tlp. 024.889785
No. : 23/IDJ/III/2009 10 – November -2008
Jl. Kalijati No. 46 Subang Tlp. 024.889785
No. : 23/IDJ/III/2009 10 – November -2008
Bagian Pemasaran PT Puspa Jaya
Jl. Sudirman No. 125 Semarang
Hal : Pesanan Barang
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi dari pertugas pemesanan perusahaan Saudara, kami memesan barang-barang tersebut di bawah ini:
1. Dua unit mesin cuci Sony model S-90E
@Rp. 1,500,000.00……………………….. Rp. 3,000,000.00
2. Lima unit kipas angin KDK model K-989C
@Rp.300,000.00………………………….. Rp. 1,500,000.00
Jumlah Rp. 4,500,000.00
Diskon 10% Rp. 450,000.00
Jumlah yang dibayar Rp. 4,050,000.00
Dengan hormat,
Berdasarkan informasi dari pertugas pemesanan perusahaan Saudara, kami memesan barang-barang tersebut di bawah ini:
1. Dua unit mesin cuci Sony model S-90E
@Rp. 1,500,000.00……………………….. Rp. 3,000,000.00
2. Lima unit kipas angin KDK model K-989C
@Rp.300,000.00………………………….. Rp. 1,500,000.00
Jumlah Rp. 4,500,000.00
Diskon 10% Rp. 450,000.00
Jumlah yang dibayar Rp. 4,050,000.00
Pembayaran secara Cash on Delivrery di kantor kami. Kami harap sebelum tanggal 15 November barang-barang tersebut telah kami terima.
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Anggit Tianto
Manager Perlengkapan
SURAT PENAWARAN
Bandung, 28 Juli 2007
Kepada Yth :
Bapak Dodi (Staf Promosi dan Akomodasi)
PT. INDO IT
Jl. Raya Burangrang No. 5 Bandung
diTempat.
Perihal
:Penawaran pembuatan Marchandise PT.INDOIT
Lampiran
:1 buah Proposal Penawaran, 1 lembar gambar sampel, 5 macam sampel produk
Dengan hormat
Bersama surat ini kami mengajukan penawaran
kerjasama dalam pembuatan Marchandise PT. INDO IT untuk keperluan Promosi dan
publikasi PT. INDO IT.
Sebagai informasi, perusahaan kami telah menangani beberapa perusahaan di Indonesia untuk masalah pembuatan Marchandise keperluan Promosi dan publikasi, oleh sebab itu kami mengajukan penawaran kerjasama dengan Bapak Dodi (Staf Promosi dan Akomodasi) PT. INDO IT untuk bekerjasama dalam pembuatan Marchandise PT. INDO IT untuk keperluan Promosi dan publikasi PT. INDO IT.
Untuk lebih jelasnya kami lampirkan beberapa
lampiran sebagai penunjang penawaran kami kepada perusahaan Bapak Dodi (Staf
Promosi dan Akomodasi) PT. INDO IT
Berikut lampiran yang kami sertakan :
1. 1 buah Proposal Penawaran,
2. 1 lembar gambar sampel,
3. 5 macam sampel produk
Demikian surat penawaran ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya yang baik kami ucapkan terima kasih
1. 1 buah Proposal Penawaran,
2. 1 lembar gambar sampel,
3. 5 macam sampel produk
Demikian surat penawaran ini kami ajukan, atas perhatian dan kerjasamanya yang baik kami ucapkan terima kasih
Hormat kami,
Manager
Marketing CV. Mega
Muhamad Isyak
Muhamad Isyak
SURAT PENGELUARAN BARANG
Bandung, Selasa, 8 Mei 2006
No : 4G/015/05/06
Hal : Penawaran
Lampiran : 1 (Satu) Proposal
Kepada Yth.
CEO / Dirut PT.
Salam Sejahtera,
Kami adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam
bidang Teknologi Informasi khususnya dalam pengembangan Web (Web
Development) dan Multimedia. Kami berkeinginan untuk meluncurkan product
kami terbaru kepada perusahaan Bapak / Ibu, dengan harapan
akan menjalin kerjasama pada pengembangan Teknologi Informasi khususnya
dalam pengembangan Web (Web Development) dan Multimedia sebagai sarana
publikasi maupun promosi perusahaan Bapak/Ibu.
Besar harapan kami untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan Bapak /
Ibu, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan Terima Kasih.
Hormat Kami,
Pupung Budi
B. SURAT
KUASA
1. Pengertian
Surat
kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang
atau pejabat lain. Pelimpahan wewenang dapat mewakili pihak yang memberi
wewenang.
- Surat kuasa pengambilan penetapan ahli waris
- Surat kuasa pengambilan keputusan usaha
4. Ciri-ciri
- Surat berisi pemberian kuasa/wewenang kepada
seseorang untuk mengurus sesuatu kepentingan
5. Bagian
- Kepala surat
- Pemberi kuasa
- Penerima kuasa
- Hal yang dikuasakan
6.
Contoh Surat Kuasa
SURAT KUASA
Yang bertanda tangan
dibawah ini :
Nama :
Umur :
No. KTP/SIM :
Alamat :
Pekerjaan :
Untuk selanjutnya
disebut sebagai Pemberi Kuasa
Dengan
ini menerangkan dan memberi kuasa
kepada :
Nama :
Umur :
No. KTP/SIM :
Alamat :
Pekerjaan :
Untuk selanjutnya
disebut sebagai Penerima Kuasa
-------------------------------------------------KUASA
KHUSUS----------------------------------------------
untuk menghadap kepada
Notaris di Bandung guna menyelesaikan pembuatan akta notaris pembentukan
asosiasi staf akademik perguruan tinggi Indonesia (ASASI).
Penerima kuasa dapat
melakukan tindakan-tindakan lainnya yang penting dan berguna untuk kepentingan
pembuatan akta notaris ASASI dan melakukan hal-hal yang selayaknya dilakukan
oleh seorang penerima kuasa sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Surat kuasa ini
diberikan dengan hak substitusi baik sebagian maupun seluruhnya
Bandung, 01 Oktober 2005
Penerima Kuasa Pemberi Kuasa
C. SURAT
PERNYATAAN
1.
Pengertian
Yang dimaksud surat pernyataan adalah surat
yang dibuat oleh seseorang yang berisi pernyataan dirinya atau menerangkan
orang lain bahwa orang tersebut pernah atau tidak pernah melakukan sesuatu. Ada
juga pengertian lain, yaitu surat pernyataan adalah
pernyataan tertulis yang mengemukakan kesediaan / kesanggupan seseorang atau kelompok untuk menanggung segala risiko yang berkaitan dengannnya. Surat pernyataan yang menyangkut aspek hukum harus di tulis di atas kertas segel atau kertas biasa yang di bubuhi materai. Dengan hal itu juga terkandung pengertian bahwa surat pernyataan yang menyangkut aspek hukum hanya di buat oleh seseorang yang telah dewasa,.
pernyataan tertulis yang mengemukakan kesediaan / kesanggupan seseorang atau kelompok untuk menanggung segala risiko yang berkaitan dengannnya. Surat pernyataan yang menyangkut aspek hukum harus di tulis di atas kertas segel atau kertas biasa yang di bubuhi materai. Dengan hal itu juga terkandung pengertian bahwa surat pernyataan yang menyangkut aspek hukum hanya di buat oleh seseorang yang telah dewasa,.
2. Contoh
Surat Pernytaan:
SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama Lengkap :
Tempat / Tanggal Lahir :
Jenis Kelamin :
No. KTP :
Alamat Lengkap :
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :
Nama Lengkap :
Tempat / Tanggal Lahir :
Jenis Kelamin :
No. KTP :
Alamat Lengkap :
Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :
1. Hingga saat ini saya tidak terikat kontrak
atau ikatan kerja dengan perusahaan / instansi manapun.
2. Bersedia ditempatkan di cabang perusahaan
manapun di seluruh Indonesia
3. Bersedia bertugas dalam kurun waktu yang
telah ditentukan
4. Tidak mengundurkan diri sebelum
berakhirnya masa kontrak dengan alasan apapun
5.Tidak akan mengambil cuti selama masa tugas
Demikian surat pernyataan ini saya buat
dengan sebenarnya tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun. Apabila
dikemudian hari ternyata melanggar atau pernyataan ini tidak benar maka
saya siap menerima segala konsekuensinya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Jakarta, 15 Maret 2014
Yang membuat pernyataan,
(materai 6000)
Nama Jelas
D. MEMO,
KWITANSI
Bukti-bukti transaksi keuangan dikelompokkan
dalam bukti transaksi intern dan bukti transaksi ekstern. Berikut ini
penjelasannya.
a.
Bukti
transaksi intern adalah bukti transaksi yang berasal dan dilakukan di dalam
lingkungan perusahaan itu sendiri. Contohnya : bukti memorial
antarbagian/divisi dalam sebuah perusahaan.
•
Memo
Memo adalah bukti transaksi yang dibuat oleh
pemimpin perusahaan untuk bagian-bagian lain di perusahaan tersebut yang berisi
perintah pencatatan suatu kejadian.
Bentuk memo antara lain sebagai berikut.
Bentuk memo antara lain sebagai berikut.
b.
Bukti
transaksi ekstern adalah bukti transaksi melibatkan pihak luar perusahaan.
Contohnya: kuitansi, faktur, nota kontan, nota kredit, nota debet (sebagian
besar bukti transaksi merupakan bukti ekstern).
•
Kuitansi
Kuitansi adalah tanda bukti terjadinya
pembayaran yang ditandatangani oleh penerima uang. Kuitansi harus dibubuhi
materai pada jumlah tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku. Lembar asli
diserahkan kepada pihak yang membayar, sedangkan tembusan atau baguan
sus/potongannya disimpan pihak penerima.
Contoh bentuk kuitansi adalah sebagai
berikut.
E. KALIMAT
TUNGGAL, KALIMAT MAJEMUK, KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT
1. Kalimat Tunggal
Kalimat
tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari unsur Subjek dan Predikat saja.
Namun kalimat tunggal bisa juga diikuti dengan objek dan keterangan.
Berdasarkan jenis predikatnya, kalimat tunggal terdiri dari beberapa jenis
yaitu:
A.
Kalimat Nominal
Kalimat
tunggal nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda.
Contoh:
Ayahnya guru di SMA.
S p K
Kakaknya pemain bola.
S P
B.
Kalimat Verbal
Kalimat
tunggal verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja.
Contoh:
Budi tidur di kelas.
S P K
Shinta menangis semalaman
S P K
C.
Kalimat Adjektival
Kalimat
ini memiliki Predikat yang berupa kata sifat.
Contoh:
Ayahnya baik
S P
Rumahnya sangat besar
S P
D.
Kalimat Numeral
Kalimat
tunggal numeral memiliki predikat berupa kata bilangan.
Contoh:
Yang datang 10 orang
S P
Bukunya hanya 2 buah
S P
E.
Kalimat Preposisional
Kalimat
ini predikatnya berupa kata depan atau preposisioanal.
Contoh:
Ibunya dari Jawa Barat
S P
Budi di dalam kamarnya
S P
Perluasan
Kalimat Tunggal
Perluasan
kalimat tunggal bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.
1.
Menambahkan unsur baru seperti keterangan atau pelengkap.
Contoh:
Pemburu membakar hutan kemarin malam
S P O K
Klimat
tersebut mengalami perluasan dengan ditambahkan keterangan waktu kemarin malam.
2.
Memperluas unsur-unsur yang ada seperti subjek dan predikat.
Contoh:
Paman
yang tinggal di Bandung akan datang
S P
Kalimat
tersebut mengalami perluasan pada unsur subjek.
2. Kalimat Majemuk
Kalimat
majemuk adalah kalimat yang memiliki 2 klausa atau lebih yang digabungkan
kedalam satu kalimat dengan menggunakan Konjungsi atau kata penghubung.
Kalimat
majemuk digolongkan menjadi 3 jenis kalimat yaitu kalimat majemuk setara,
bertingkat, dan campuran.
A.
Kalimat Majemuk Setara
Kalimat
majemuk setara adalah kalimat yang memiliki 2 klausa yang sejajar atau
sederajat. Kalimat ini biasanya dihubungkan dengan konjungsi berupa dan,
lalu, kemudian, tetapi, atau, bahkan.
Ayah
membaca Koran dan ibu menonton televisi.
Klausa1=
Ayah membaca ; Klausa 2= Ibu menonton televisi
Contoh:
§ Budi pergi ke sekolah sedangkan Andi
tinggal di rumah.
§ Budi anak yang pintar, tetapi kakaknya
lebih pintar.
§ Angga tidak lulus ujian, karena dia
tidak belajar.
§ Budi anak yang pintar, bahkan gurunya
pun mengakuinya.
§ Setelah membersihkan pekarangan rumah,
kemudian dia membakar sampah.
B.
Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat
majemuk ini memiliki 2 klausa yang hubungannya tidak sejajar. Di dalam kaliamat
ini terdapat klausa yang berkedudukan sebagai induk kalimat dan anak kalimat. konjungsi
penghubung kalimat ini adalah jika, ketika, walaupun, bahwa, bagaikan, sebab,
sehingga dan dengan.
Para
petani pergi ke sawah sebelum matahari terbit
Induk
kalimat= Para petani pergi ke sawah ; anak kalimat= matahari terbit
Contoh:
§ Aku sudah tertidur, ketika ayahku
pulang.
§ Jika aku menjadi juara kelas, Ayah
akan memberiku hadiah.
§ Walupun dia sangat kaya, hidupnya
sederhana.
§ Wanita yang memakai baju merah itu
temanku waktu waktu kecil.
§ Tingkah lakunya menunjukan bahwa dia
anak yang nakal.
C.
Kalimat Majemuk Campuran
Kalimat
majemuk campuran adalah kalimat yang menghubungkan kalimat majemuk setara dan
kalimat majemuk bertingkat. Biasanya kalimat majemuk campuran memiliki klausa
lebih dari 2.
Contoh:
Pekerjaan
itu telah selesai ketika ayahku datang dan ibu sudah menyiapkan makan malam.
Induk
kalimat= Pekerjaan itu telah selesai.
Anak
kalimat= Ayah datang.
Anak
kalimat= Ibu sudah menyiapkan makan malam.
Contoh:
§ Indonesia negara maritim, tetapi
Indonesia menghadapi kendala serius dalam hal tekhnologi sehingga
pemanfaatannya tidak optimal.
§ Semua temanku telah pulang, ketika aku
datang padahal hari masih cerah.
§ Pamanku memberitahukan bahwa dia akan
dataang dan aku sangat senang.
§ Ketika aku perampokan itu terjadi, aku
sedang tertidur sedangkan ayahku tidak ada di rumah.
BAB
III
PENUTUP
Demikianlah yang dapat kami
sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya
banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya
rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini.
Penulis banyak berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik
saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya makalah ini. Semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis. Aamiin
DAFTAR PUSTAKA
http://mariasixmanasta.blogspot.co.id/2012/10/makalah-kalimat-majemuk.html



0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home