Karya Tulis Ilmiah Pengaruh teknologi internet terhadap prestasi belajar siswa
KARYA TULIS ILMIAH
Pengaruh teknologi
internet terhadap prestasi belajar siswa

Disusun oleh :
Inriyani kusumastuti
Kelas:XI IPS 1
SMA NEGERI JATINUNGGAL
2016/2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat
Allah Subhanahu wata΄ala, karena berkat rahmat-Nya saya bisa menyelesaikan
tugas mini riset mengenai Pengaruh Teknologi Internet Terhadap Prestasi Belajar
Siswa. Tugas ini ditujukan untuk memenuhi tugas TIK yang telah diberikan.
saya mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Tugas ini dapat diselesaikan tepat
pada waktunya. Tugas ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan
saran yang bersifat membangun sangat saya harapkan demi sempurnanya tugas ini.
Semoga tugas ini memberikan informasi bagi semua dan bermanfaat untuk pengembangan
wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua khususnya para
generasi muda.
Jatinunggal,10 Desember 2016
Penulis
DAFTAR ISI
KataPengantar
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan
1.1 LatarBelakangMasalah
1.2 Identifikasi Masalah
1.3 BatasanMasalah
1.4 RumusanMasalah
1.5 TujuanPenelitian
1.6 ManfaatPenelitian
BAII Kerangka Teoritis dan Pembahasan
2.1KerangkaTeoritis
2.2PenyajianData
2.3 Analisis /solusi
2.2PenyajianData
2.3 Analisis /solusi
BAB III Kesimpulan
DaftarPustaka
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan faktor utama dalam
mebentuk baik buruknya pribadi manusia secara normatif. Pendidikan yang
diperoleh anak tidak hanya di sekolah akan tetapi semua faktor bisa dijadikan
sumber pendidikan. Terutama lingkungan yang berperan atau berpengaruh tehadap
keberhasilan prestasi siswa.Anak dalam kandungan sampai usia lanjut atau liang
lahat akan mendapatkan pendidikan.baik dari lingkungan, pendidikan formal
maupun non formal. Pendidikan wajib diikuti oleh seluruh insan seperti yang
telah disabdakan rasul dalam riwayat haditsnya “Menuntut ilmu wajib bagi semua
kaum muslim (laki-laki maupun perempuan).”Dengan berkembangnya zaman, teknologi
berkembang pula dengan pesat. Jika kita.melihat manusia zaman dulu dengan
sekarang, fasilitas hidup yang tersedia jauh lebih mudah, lebih gampang
sekarang ini. Dalam bentuk transportasi, kita tinggal memilih, yang cepat,
sedang atau sangat cepat sudah tersedia. Ingin berkomunikasi setiap saat, jauh
atau pun dekat tinggal tekan.
Pesatnya teknologi saat ini menimbulkan dampak
yang luar biasa bagi para siswa. Hal ini harus ada kerjasama yang baik antara
orang tua dan guru. Peran orang tua sangat besar dalam keberhasilan prestasi
siswa.Banyak siswa yang pergi ke warnet dengan alasan untuk mengerjakan tugas
sekolahnya, padahal sekolah hanya dijadikan alasan. Ruang warnet yang di desain
sedemikian rupa agar para pelanggan terkesan menikmati atau betah berada di
dalamnya.
Internet merupakan teknologi masa kini yang
mempunyai peran sangat penting di era globalisasi. Internet bagaikan sebuah
perpustakaan dunia yang bisa kita akses dengan mudah segala kebutuhan yang kita
perlukan. Internet mempunyai jaringan data yang mendunia, seseorang bisa
mengakses dengan bebas didalam internet sesuai kehendaknya.
Pesatnya teknologi serta perkembangan zaman,
banyak siswa yang mengalami kemunduran dalam prestasi belajar. Tidak hanya factor
mundurnya prestasi siswa akan tetapi social budaya, akademis maupun tingkah
laku terjadi kemunduran. Bagaimana dengan pesatnya teknologi ini jika
dihubungkan dengan keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajarnya? Apakah
berpengaruh atau tidak? Apa dan mengapanya kita bahas dalam mini penelitian
ini.
1.2 Identifikasi Masalah
Kita mengetahui bahwa teknologi internet tidak
sepenuhnya memberikan dampak tetapi juga memberikan manfaat bagi prestasi
belajar siswa, kemudian factor apa yang mempengauhi prestasi belajar siswa dan
apa solusi yang baik untuk itu. Jadi pada kesempatan ini penulis akan mencoba
menjeaskanya.
1.3 Batasan Masalah
·
Pengenalan internet
·
Manfaat dan dampak
internet
·
Factor yang
mempengaruhi prestasi belajar siswa
1.4 Rumusan Masalah
Dari latar belakang masalah diatas, penulis
dapat mengambil rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apakah pengaruh internet terhadap prestasi siswa ?
2. Apa manfaat dan dampak penggunaan internet terhadap prestasi siswa ?
3. Bagaimana permasalahan internet terhadap pendidikan ?
1. Apakah pengaruh internet terhadap prestasi siswa ?
2. Apa manfaat dan dampak penggunaan internet terhadap prestasi siswa ?
3. Bagaimana permasalahan internet terhadap pendidikan ?
1.5 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah
sebagai berikut :
1 Untuk mengetahui pengaruh internet terhadap prestasi siswa.
2 Untuk mengetahui manfaat dan dampak dari penggunaan internet terhadap prestasi siswa.
3 Untuk mengetahui permasalahan internet terhadap dunia pendidikan.
1 Untuk mengetahui pengaruh internet terhadap prestasi siswa.
2 Untuk mengetahui manfaat dan dampak dari penggunaan internet terhadap prestasi siswa.
3 Untuk mengetahui permasalahan internet terhadap dunia pendidikan.
1.6 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang dapat di berikan adalah sebagai berikut :
1.Dapat mebedakan manfaat dan dampak dari penggunaan internet
terhadap prestasi belajar siswa
2.Meningkatkan prestasi belajar siswa
3.Menciptakan kesadaran bahwa siswa tidak hars terlalu
bergantung pada internet
BAB III
KERANGKA TEORITIS DAN PEMBAHASAN
2.1 Kerangka Teoritis
Dewasa
ini, penggunaan internet telah merasuk pada hampir semua aspek kehidupan baik
sosial, ekonomi, pendidikan, hiburan bahkan keagamaan dan apa saja yang dapat
terpikirkan. Siswa merupakan salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan
kemunculan internet. Aneka referensi, jurnal, maupun hasil penelitian yang
dipublikasikan melalui internet tersedia dalam jumlah yang berlimpah. Dengan
adanya pemanfaatan internet sebagai salah satu sumber informasi dan motivasi
belajar yang tinggi diharapkan siswa dapat memperoleh prestasi belajar yang
baik. Hal ini dikarenakan kemudahan yang didapat siswa ketika memanfaatkan
internet dalam mengakses informasi di internet.
Dengan
seiringnya zaman maka semakin maju pula perkembangan teknologi. Dimana kita
telah mengenal internet, Internet (Inter-Network) adalah sebutan untuk
sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs akademik, pemerintahan,
komersial, organisasi, maupun perorangan. Internet menyediakan akses untuk
layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakai yang
tersebar di seluruh dunia. Oleh sebab itulah internet sangat mempengaruhi di
dalam kehidupan masyarakat khusunya untuk para pelajar. Karena internet
mempunyai dampak positif dan dampak negatif yang nantinya dapat mempengaruhi
generasi muda.Sebenarnya siswa dalam proses beljajar juga bias memerankan
dirinya sebaik mungkin. Dalam peningkatan prestasi belajarnya pun juga
harus bisa memilih mana yang dapat memberikan hal yang terbaik untuk
dirinya sendiri.
A.Pengertian Prestasi
Menurut Adi Negoro, prestasi adalah segala
jenis pekerjaan yang berhasil dan prestasi itu menunjukan kecakapan suatu
bangsa. Kalau menurut W.J.S Winkel Purwadarminto, Prestasi adalah hasil yang
dicapai. Dari pernyataan diatas dapat kita simpulkan bahwa prestasi itu adalah
segala usaha yang kita lakukan semaksimal mungkin dengan hasil yang memuaskan.
B. Pengertian Prestasi Belajar
Menurut W.J.S Purwadarminto (1987 :
767) menyatakan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang dicapai
sebaik-baiknya yang dikerjakan atau dilakukan. Jadi prestasi belajar adalah
hasil belajar yang telah dicapai berdasarkan kemampuan yang kita miliki yang
ditandai dengan suatu perkembangan serta perubahan tingkah laku pada diri
seseorang yang diperlukan dari belajar dengan waktu tertentu yang dapat
dinyatakan dalam bentuk nilai dan hasil tes atau ujian yang dilakukan terhadap
seseorang.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi
Segala aktifitas atau kegiatan yang kita
lakukan tentu terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya, baik yang cenderung
mendorong maupun menghambat. Begitu pula didalam belajar yang pada akhirnya
akan mempengaruhi prestasi belajar siswa.
Adapun faktor-faktor tersebut adalah sebagi berikut :
1.Faktor Internal
Faktor Internal adalah faktor yang berasal
dari dalam diri kita sendiri (siswa) yang mendorong seorang siswa untuk
melakukan sesuatu.
1.1.Faktor Intelegensi
Intelegensi dalam arti sempit adalah kemampuan
untuk mencapai prestasi disekolah yang didalamnya berpikir perasaan.
Intelegensi ini memegang peranan penting bagi prestasi belajar siswa. Karena
tingginya peranan intelegensi dalam mencapai prestasi belajar maka guru harus
memberikan perhatian yang sangat besar terhadap bidang studi yang banyak
membutuhkan berpikir secara rasional. Sebab dalam UU no 20,tahun 2003
pasal 1 bahwa:
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan
yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
1.2.Faktor Minat
Minat adalah kecenderungan yang mantap dalam
subyek untuk merasa tertarik pada bidang tertentu. Siswa yang kurang minat
dalam pelajaran tertentu akan menghambat dalam belajar.
1.3.Keadaan Fisik dan Psikis
Keadaan fisik menunjukan pada tahap
pertumbuhan, kesehatan jasmani, keadaan alat-alat indera dan lain-lain. Keadaan
psikis menunjukan pada keadaan stabilitas / Iabilitas mental siswa karena fisik
dan psikis yang sehat sangat berpengaruh positif terhadap kegiatan belajar
mengajar dan sebaliknya.
2. Faktor Eksternal
Faktor eksternal adalah faktor yang berasal
dari luar diri siswa yang mempengaruhi prestasi belajar siswa. Faktor eksternal
ini bisa hambatan yang berasal dari luar maupun dorongan yang berasla dari luar
diri siswa.
2.1.Faktor Guru
Guru sebagai tenaga berpendidikan memiliki
tugas menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, membimbing, melatih,
mengolah, meneliti dan mengembangkan serta memberikan pelajaran teknik karena
setiap guru harus memiliki kewenangan dan kemampuan profesional, kepribadian,
dan kemasyarakatan. Guru juga mempunyai fleksibilitas yang tinggi yaitu
pendekatan dedikatif dan gaya memimpin kelas yang selalu disesuaikan dengan
keadaan, situasi kelas yang diberi pelajaran, sehingga dapat menunjang tingkat
prestasi siswa semaksimal mungkin.
2.2.Faktor Lingkungan Keluarga
Lingkungan keluarga turut mempengaruhi
kemajuan hasil kerja, bahkan mungkin dapat dikatakan menjadi faktor yang sangat
penting, karena mendukung situasi belajar seperti kericuhan keluarga, kurang
perhatian orang tua, kurang perlengkapan belaja akan mempengaruhi berhasil atau
tidaknya belajar.
5
UU No 20 tahun 2003,pasal 7 juga mengatakan,bahwa:
(1) Orang tua berhak
berperan serta dalam memilih satuan pendidikan dan memperoleh informasi tentang
perkembangan pendidikan anaknya.
(2) Orang tua dari anak
usia wajib belajar, berkewajiban memberikan pendidikan
dasar kepada anaknya.
dasar kepada anaknya.
2.3.Faktor Sumber-Sumber Belajar
Salah satu faktor yang menunjang keberhasilan
dalam proses belajar adalah tersedianya sumber belajar yang memadai. Sumber
belajar itu dapat berupa media / alat bantu belajar serta bahan baku penunjang.
Alat bantu belajar merupakan semua alat yang dapat digunakan utnuk membantu
siswa dalam melakukan perbuatan belajar. Maka pelajaran akan lebih menarik,
menjadi konkret, mudah dipahami, hemat waktu dan tenaga serta hasil yang lebih
bermakna.
Pada saat ini sumber-sumber belajar dapat
diperoleh dari dunia maya. Perkembangan internet, hand phone, maupun media
lainnya sangat besar pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa. Materi-materi
pembelajaran dapan di-download dari internet dengan cepat dan efisien bahkan
ada yang gratis.
Manfaat dan Dampak Penggunaan Internet Terhadap Prestasi Siswa
Internet merupakan teknologi yang menyediakan
berbagai informasi dan data yang kita butuhkan.Internet merupakan jaringan internasional
yang dapat menghubungkan komputer-komputer yang ada didunia. Jaringan Internet
ini dihubungkan oleh jaringan telepon (jaringan elektromagnetik).
Tentunya setiap teknologi memiliki kekurangan
dan kelebihan, begitu pula dengan internet. Tidak semua infomasi yang ada di
internet menyajikan informasi-informasi yang positif saja tetapi juga terdapat
informasi-informasi yang bersifat negatif. Oleh karena itu, dibawah ini adalah
uraian manfaat dan dampak penggunaan internet :
1.
Manfaat Internet
Internet sebagai media komunikasi merupakan
fungsi internet yangØ paling banyak
digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna
lainnyadari seluruh dunia. Selain dari itu, dengan adanya internet seorang
siswa bisa mengadakan studi banding dengan sekolah-sekolah lain seperti
tukar-menukar informasi pelajaran maupun yang lainnya, dengan seperti itu
seorang siswa yang memiliki kekurangan didalam pelajaran maupun prestasi maka
dengan sering berkomunikasi dengan siswa yang berprestasi maka akan memberikan
suatu motivasi yang kuat terhadap siswa yang kurang berprestasi sehinggga siswa
yang kurang berprestasi menjadi lebih terpacu semangatnya untuk lebih giat lagi
belajar.
Kemudahan memperoleh informasi yang ada di
internet sehingga siswaØ dapat dengan
mudah mencari segala informasi dan data yang mereka butuhkan. Sebagai lahan
informasi yang sangat luas, mudah, dan murah.
2.
Dampak Negatif
Internet
Membuat siswa malas, dengan adanya internet
ini cenderung karenaØ merasa mudah
untuk mencari apapun di internet, hal ini mengakibatkan timbulnya rasa malas
dikalangan siswa untuk membaca buku. Yang pada akhirnya timbulah perasaan
menganggap mudah terhadap suatu masalah terutama masalah sekolah. Hal ini juga
mengakibatkan kurang diminatinya membaca buku baik itu di perpustakaan, maupun
di tempat-tempat lainnya.
Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa
internet identik denganØ pornografi,
memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki
internet, pornografi pun merajalela.
Hal ini karena akses internet bersifat bebas
dan muda diakses oleh siapa saja sehingga situs-situs pornografi yang tidak
boleh ditonton oleh kalangan dibawah umur (belum menikah) terutama siswa.
Hal ini bisa berdampak buruk bagi
perkembangan prestasi siswa. Akibat dari terkontaminasinya alam fikiran siswa
yang seharusnya berpusat penuh pada belajar menjadi terpusat pada pornografi
yang akan menghancurkan masa depannya. Untuk mengantisipasi hal ini para
produsen web browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih
jenis home-page yang dapat diakses.
Dengan terdapatnya gambar-gambar pornografi
dan kekerasan di internetbisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untu
bertindak kriminal, tindakan ini disebut Violence and Gore. Dengan adanya kekejaman
dan kekerasan ini bisa memotivasi pengguna terutama dikalangan siswa untuk
berperilaku seperti yang ada didalam gambar yang mereka lihat. Hal ini bisa
kita lihat dengan banyaknya terjadi tawuran dikalangan siswa yang salah satunya
adalah sebagai dari akibat Violence and Gore.
Penipuan: Hal ini merajalela dibidang manapun
termasuk internet. Seorang siswa yang memiliki pengetahuan yang minim akan
mudah terpengaruh dengan iklan-iklan yang terdapat didalam internet yang pada
akhirnya akan merugikan mereka sendiri.
Ketergantungan: Dengan adanya internet ini
membuat siswa semakin malas untuk membaca buku yang memiliki kelengkapan
informasi yang lebih lengkap dibandingkan dengan internet. Hal ini
mengakibatkan ketergantungan siswa didalam menggunakan internet
2.2 Penyajian Data
Secara harfiah, Internet (kependekan dari interconnection-networking)
ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung
menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran
pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem
komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol
pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian
internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian
dengan kaedah ini dinamakan internetworking.Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau
multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang
perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan
perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini
mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments).
Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet
(Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture
Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3,IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.Beberapa layanan populer
di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS,
finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan
lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet
memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan
webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet
dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih
melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger danWindows Live Messenger.
Untuk saat ini internet sangatlah penting
dalam dunia pendidikan terutama untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
Dengan adanya internet maka akan memudahkan kita untuk mencari segala yang kita
butuhkan. Selain sebagai media pendidikan, internet juga berguna sebagai media
untuk sharing antar pelajar yang pada akhirnya bisa membuat kita mengetahui
kualitas diri kita dengan orang lain, sehingga kita bisa mengetahui kekurangan
dan kelemahan diri kita. Selain dari itu, dengan adanya internet yang dapat
diakses dengan mudah oleh seorang pelajar selain memberikan manfaat juga dapat
mengakibatkan dampak negatif, hal ini tergantung pada tingkat kemampuan seorang
pelajar didalam melakukan pembagian waktu. Seorang siswa yang tidak mampu
melakukan pembagian waktu yang baik bisa menimbulkan kelalaian didalam
melaksanakan tugas kewajiban seorang siswa yaitu belajar, karena terlalu asik
internet-an. (Rully P. Dan Delima ).Oleh karena itu, kita harus bisa
memanfaatkan internet ini dengan sebaiknya yang salah satunya kita harus pandai
didalam melakukan pembagian waktu.
Seorang siswa yang tidak mampu membagi
waktunya dengan baik, maka akan terjadi kekacauan didalam belajarnya. Hal ini
akan memberikan dampak negatif terhadap prestasinya itu.
· Tata tertib Internet
Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet
juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan namaNettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket.Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga
diberlakukan peraturan (UU ITE).
· Isu moral dan
undang-undang
Terdapat kebimbangan masyarakat tentang
Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit
dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal
draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel
dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi
informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.
Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap
menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik
yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley
bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam
bunuh, dan dimakan olehArmin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.
2.3 Analisis / solusi
Untuk
meminimalkan dampak perubahan sosisal adalah dengan memiliki komitmen tinggi
untuk melakukan pelestarian unsure dan nilai social yang di anggap baik dan
mulia yang diharapakan dapat diteruskan kepada generasi penerus.
Oleh karena itu,harus ada respond an seleksi social yang berkembang dalam diri
siswa.
Yang paling penting peranan orang tua untuk
mengawasi anak-anak untuk tidak mengaksessitus-situs dan memberikan penjelasan
tentang bahaya internet juga perlu adanya kesadaran daridiri sendiri untuk
menghindari masalah-masalah penyalahgunaan internet dan mengetahuidampak
negative nya.Salah satu esensi dari proses pendidikan tidak lain adalah
penyajian informasi. Dalammenyajikan informasi, haruslah komunikatif.
Dalam komunikasi pada
umumnya, demikian puladalam pendidikan, informasi yang tepat disajikan adalah
informasi yang dibutuhkan , yakni yangbermakna, dalam arti secara ekonomis
menguntungkan, secara teknis memungkinkan dapatdilaksanakan, secara sosial-psikologis
dapat diterima sesuai dengan norma dan nilai-nilai yangada, dan sesuai atau
sejalan dengan kebijaksanaan/ tuntutan perkembangan yang ada.(bersambung)Dalam
memberikan/menyampaikan informasi kepada orang lain (misalnya kepada peserta
didik),maka informasi tersebut haruslah informasi yang bermakna dan baik bagi
orang yangbersangkutan. Untuk dapat mengetahui dan memahami informasi yang
benar-benar dibutuhkan,bahkan prioritas informasi yang dibutuhkan perlu kita
pahami, komunikator perlu bertindak sebagai pengamat dan pendengar yang
baik. Jadi bukan informasi yang kita ketahui yangdisampaikan, tetapi yang kita
sampaikan adalah informasi yang benar-benar bermakna dandibutuhkan sasaran.
Dalam perkembangannya di jaman sekarang ini,
mengakses internet dan membuka situs jejaring sosial kini dapat dilakukan
dengan telepon seluler. Hal ini cukup membuat dampak dari jejaring sosial
sangat dirasakan dikalangan siswa. Masalahnya adalah banyak siswa yang
mengakses situs jejaring sosial tersebut dari telepon seluler mereka pada saat
proses pembelajaran berlangsung. Akibatnya para siswa tidak serius mengikuti
pelajaran yang berlangsung, sehingga konsentrasi mereka hanya pada jejaring
sosial yang mereka akses melalui telepon genggam. Melihat keadaan ini, lambat
laun motivasi belajar mereka juga akan mengalami penurunan. Motivasi belajar
sangat erat kaitannya dengan prestasi siswa. Jika motivasi atau keinginan siswa
untuk belajar rendah maka yang terjadi adalah prestasi mereka juga akan
mengalami penurunan. Hal inilah yang sangat menghawatirkan dalam dunia
pendidikan.
Dari paparan dampak situs jejaring sosial di atas, adapun
langkah strategis yang dapat dilakukan untuk pengimplementasian gagasan yaitu
sebagai berikut:
· Memberikan Pemahaman
kepada Siswa Tentang Bahaya Situs Jejaring Sosial
Langkah ini perlu dilakukan agar para siswa
tahu bahaya dari penggunaan situs jejaring sosial, dan dapat menggunakannya
secara lebih bijak. Selain itu langkah ini juga dapat menimbulkan rasa waspada
kepada siswa sehingga dalam menggunakan situs jejaring sosial mereka lebih
berhati-hati.
11
· Usahakan Untuk Tidak
Memberikan Telepon Seluler yang Dapat Mengakses Internet (situs jejaring
sosial)
Kecanggihan alat komunikasi sekarang ini telah
memungkinkan telepon seluler untuk mengakses internet. Bahkan beberapa merek
telepon seluler ternama berlomba-lomba mengeluarkan produk yang memiliki
kecanggihan dan kemampuan akses internet, yang memungkinkan penggunanya mengakses
situs jejaring sosial dengan sangat mudah. Hal ini dapat menyebabkan siswa
kecanduan mengakses situs jejaring sosial dengan telepon seluler mereka.
· Mengawasi Siswa dalam
Berinternet atau Berjejaring Sosial
Pengawasan terhadap pergaulan siswa dalam
jejaring sosial dunia maya sangat diperlukan, karena jika siswa tidak diawasi
mereka akan dengan mudah mengakses situs jejaring sosial tersebut dan
menggunakannya kea rah yang tidak baik. Pergaulan mereka akan mudah melawan
perkataan orang tua, dan usaha kita untuk menyelamatkan anak untuk tidak
menggunakan akses internet secara berlebihan akan sia-sia dan tidak mendapatkan
hasil yang maksimal. Pergaulan anak yang bebas dan pengaruh dari teman-teman
juga dapat memudahkan anak untuk mengakses situs jejaring sosial dengan mudah.
BAB III
KESIMPULAN
Internet merupakan suatu teknologi baru yang
bias menghubungkan berbagai data dan informasi secara mendunia, yang dimana
setiap orang bias dengan bebas mengaksesnya. Internet dalam bidang pendidikan
memberikan kontribusi yang besar terhadap kemajuan pendidikan khususnya di
Indonesia. Dengan adanya internet maka bias meningkatkan mutu kualitas bangsa,
Khususnya pelajar, dengan adanya internet ini maka akan memberikan pengaruh
yang positif terhadap prestasi siswa. Hal ini disebabkan oleh dengan adanya
internet, maka dapat memudahkan siswa baik itu mengerjakan tugas sekolahnya
maupun untuk mencari berbagai informasi dan pengetahuan yang ada didalam
internet. Dengan demikian seorang siswa yang sering membuka internet terutama
membuka situs-situs pendidikan maka akan membuat dirinya itu memiliki wawasan
yang luas, dan tidak akan ketinggalan dengan kemajuan zaman, yang akhirnya akan
berimbas pada peningkatan nilai prestasi siswa tersebut.
Namun selain dari manfaat, internet juga
memiliki dampak negatif bagi generasi penerus yang membuka internet. Apakah
internet itu memberikan manfaat untuk siswa atau dampak negatif siswa
tergantung pada diri siswa itu sendiri. Apabila internet digunakan untuk
meningkatkan prestasi, maka akan memberikan banyak manfaat untuk siswa. Namun
apabila digunakan untuk sesuatu yang negatif maka akan memberikan dampak yang
negatif juga untuk diri siswa.
Saran
Dari uraian diatas penulis berharap agar kita
bisa memanfaatkan segala teknologi yang ada termasuk internet untuk kemajuan
bangsa. Karena kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh tingkat kualitas
pendidikan. Suatu teknologi akan mengakibatkan apa saja itu semua tergantung
pada diri kita masing-masing. Jangan mempergunakan internet untuk sesuatu yang
dapat merugikan orang lain, atau dapat menimbulkan suatu masalah. Manfaatkanlah
internet sebagai media pembelajaran dalam rangka menuju masa depan yang cerah
dengan pengetahuan yang luas dan kritis.
DAFTAR PUSTAKA
Soekanto,Soerjono .1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta :PT
RajaGrafindo Persada
Wiraatmadja,Didi dan Tarsisius Wartono.2007. Sosiologi Suatu
Kajian Kehidupan Masyarakat. Yudhistira

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home